Berita

Rapat Pembinaan: Penguatan Integritas dan Netralitas Aparatur Peradilan

11 Maret 2026
Rapat Pembinaan: Penguatan Integritas dan Netralitas Aparatur Peradilan

Jakarta Selatan, 11 Maret 2026 — Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kelas IA Khusus menyelenggarakan kegiatan Rapat Pembinaan rutin yang bertempat di ruang sidang utama. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dihadiri oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, serta seluruh pejabat struktural dan fungsional. Dalam arahannya, Ketua Pengadilan menegaskan kembali pentingnya komitmen zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan integritas aparatur peradilan. Rapat pembinaan kali ini menitikberatkan pada penguatan pemahaman terkait pencegahan gratifikasi serta menjaga netralitas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan.

Ketua Pengadilan juga menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang untuk praktik transaksional, baik dalam penanganan perkara maupun dalam pelayanan publik non-perkara. Seluruh aparatur diharapkan senantiasa menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penandatanganan Ikrar Stop Gratifikasi

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Stop Gratifikasi yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan dan diikuti oleh seluruh peserta rapat. Ikrar tersebut merupakan deklarasi nyata dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Adapun poin-poin penting yang menjadi penekanan dalam rapat pembinaan antara lain:
1. Larangan penerimaan hadiah atau gratifikasi yang berhubungan dengan perkara;
2. Peningkatan transparansi dalam proses pelayanan publik non-perkara;
3. Penerapan sanksi tegas bagi aparatur yang terbukti melakukan pelanggaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Negeri Jakarta Selatan semakin memperkuat komitmen dalam menjaga integritas serta memberikan pelayanan hukum yang bersih, transparan, dan berkeadilan kepada masyarakat.

Berita Terkait